Text
1984
Sepanjang hidupnya, Winston berusaha menjadi warga negara budiman dengan mematuhi setiap aturan Partai meski lubuk hatinya menentang segala kediktatoran yang ada di Oceania, negaranya.
Wajar, sebab Polisi Pikiran, teleskrin, dan mikrofen tersembuni membuat Bung Besar, pemimpin Oceania, punya mata-telinga di mana-mana. Oceania dalam 1984 adalah dunai munafik dengan aturan ucap-ganda yang membuat kenyataan adalah sebaliknya.
Lambat laun, Winston mulai menyadari muslihat ucap-ganda bahwa yang disebut "perang" adalah damai, dan "merdeka'', di Oceania, artinya diperbudak.
202500010 | 899.221.3 ORW 1 | SMP Negeri 3 Malang (10) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain